Sepakbola Ilegal…
Friday, July 15th, 2005Walah akhirnya maen bola lagi bersama teman2… Senangnya, walau ada kendala pada awalnya… Tapi berkat para alumnus2 SMU 3 Jakarta akhirnya lapangan itu boleh dipake juga…
Setelah melewati beberapa masalah ‘administrasi’ tadi akhirnya kami mulai bermain, walau Dery dalam kurun waktu satu jam lagi akan mengalami perjalanan jauh menuju BiNus dan Mande baru saja melewati ujian masuk SMK di daerah Kebayoran, tapi mereka tetap tersenyum. Randhy meski tertunda makan siang dengan nasi goreng kambingnya (maksudnya bukan nasi goreng milik kambingnya, tapi nasi goreng dengan daging kambing), Mupet yang juga tertunda maen Romance X nya dan Zidni yang disuruh2 abangnya bawain baju ganti sambil naek motor namun mereka masih tetap bersemangat. Selain itu ada QQ yang walau ditinggal kekasih nya ke Ambon masih bisa senyam senyum, didampingi adiknya bung Asha yang walau mengalami masalah akademis masih tetap bersemangat dengan rokok di kantong… Selagi pemanasan tiba2 muncul manusia botak bermotor bernama Kai, dikira dia membawa pula kakak iparnya QQ… Ternyata dia abis cukur dan memang tidak ada kabar dari bung Agoy… Sementara saya masih berdiri meratapi nasib karena menyadari kenyataan bahwa banyak sekali gadis ber-ekor kuda yang berkeliaran pada sore itu (bukan berarti mereka kuda).
Setelah merapihkan gawang dari lapangan tengah hingga kembali ke tepi kami baru menyadari bahwa kami ganjil (jumlahnya, bukan makhluk ganjil maksudnya)… Tiba2 Mupet memanggil seseorang yang sedang lelah setelah maen basket untuk bergabung bersama kami, pas ditanya "Siapa Pet?" Mupet hanya menjawab "Tau" <dengan gaya tidak tahu yang sangat universal>… Lalu gambreng pun dimulai dan beberapa suit dicanangkan, tim Becek {karena deket gawang mereka ada becekan} terdiri dari QQ, Asha, Zidni, Mande dan Mr. Tau lalu tim Suporter {karena dibelakang gawang ada suporter yang gak jelas asal usulnya} terdiri dari Saya, Mupet, Randhy, Kai dan Dery…
[PERMAINAN BERLANGSUNG SENGIT]
Ternyata Mr. Tau jago juga, seringkali dia menerobos pertahanan kami, tapi kebanyakan skor dengan mudah diimbangkan berkat Saya(hehehe) dan Kai, total dapet hat-trick dari Kick Off dan 2 lagi tendangan biasa (ah senangnya) Kai sendiri dapet hat-trick… Tapi tim Becek memang hebat, mungkin pada akhirnya mereka menang, karena kami berhenti menghitung skor pada angka 15 ke atas…
Lalu hujan turun dan kami pulang, nasi goreng kambing telah menjadi dingin, tapi tetap enak…
Ah sepakbola tetap indah walau ilegal…
